Kemenangan Spektakuler Scandinavia di Goodwood Cup
Scandinavia kembali menunjukkan taringnya di ajang Goodwood Cup. Kuda besutan Aidan O’Brien ini sukses mempertahankan gelar Group 1 setelah menjalani balapan yang penuh insiden di South Coast, Selasa (28/7/2026). Dengan gaya melaju seperti legenda Kyprios, ia membuktikan diri sebagai stayer kelas atas yang sulit dikalahkan.
Dalam lomba sejauh dua mil ini, Scandinavia yang menjadi favorit 6-5 langsung menempel ketat Trawlerman—rival utamanya dari kandang John dan Thady Gosden. Keduanya sempat menyajikan duel sengit di Gold Cup Royal Ascot sebelumnya, dan banyak yang mengantisipasi pertarungan ulang yang tak kalah seru.
Drama Balapan dan Peran Amiloc yang Lolos
Insiden besar terjadi begitu start dimulai. Amiloc, yang ditunggangi Hector Crouch, tiba-tiba melepaskan jokinya dan berlari liar di lintasan. Kuda lepas itu kemudian menjadi faktor penentu saat memasuki straight. William Buick yang memacu Trawlerman di depan harus terhalang oleh Amiloc yang memotong laju, sementara Ryan Moore di atas Scandinavia dengan mulus melesat melewati celah yang terbuka.
Akibatnya, Scandinavia melesat jauh dan finis dengan keunggulan luar biasa — delapan setengah panjang di depan Trawlerman yang harus puas menjadi runner-up lagi. Posisi ketiga diraih Rahiebb milik Roger Varian. Balapan yang sempat diwarnai kekacauan ini tetap menjadi tontonan mendebarkan bagi para penonton di Goodwood.
Pujian dari Aidan O’Brien dan Ryan Moore
Aidan O’Brien tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. “Saya sangat senang dan berterima kasih kepada semua yang merawatnya. Dia kuda hebat, stayer sejati dengan kecepatan jelajah tinggi. Saat diminta akselerasi, dia langsung hidup,” ujar O’Brien. Pelatih asal Irlandia itu juga mengakui sempat khawatir menghadapi jarak 2,5 mil di Ascot, tetapi perkembangan Scandinavia setelahnya sangat positif.
Ryan Moore, sang joki, menambahkan, “Senang bisa mengikuti lawan dari belakang sepanjang jalan. Langkahnya tak pernah pendek, terus melaju hingga garis finis. Dia suka tanah kering dan berkualitas tinggi. Semoga masih ada hari-hari baik lainnya.”
Prospek Scandinavia ke Depan
Ketika ditanya soal kemungkinan menyaingi Yeats—pemenang empat kali Gold Cup—O’Brien optimistis. “Dia bisa. Secara alami dia jelajah, mudah dilatih, dan punya ritme sempurna. Selama kondisinya aman, dia akan terus balapan. Kuda seperti ini sangat langka, hampir mustahil ditemukan.” Dengan performa konsisten seperti ini, tak heran jika Scandinavia menjadi andalan dalam setiap mix parlay balapan jarak jauh musim ini.
Kaiya Fraser Bersinar di Coral Vintage Stakes
Masih di hari yang sama, joki muda Kaiya Fraser mencatatkan kemenangan terbesar dalam kariernya. Ia menunggangi Dr Rascal, kuda tak terkalahkan milik Oliver Cole, dan sukses memenangkan Coral Vintage Stakes (Group 2). Fraser, 23 tahun, harus melewati celah sempit di rail pada jarak satu furlong dari finis untuk mengalahkan Haffner (Aidan O’Brien) dengan selisih setengah panjang.
Fraser sebelumnya mengalami insiden digigit kuda lepas saat balapan di Ascot, namun ia tetap tenang. “Ini artinya segalanya. Saya bangun setiap pagi untuk momen seperti ini. Banyak orang membantu saya—agen James Forrest, para pemilik, dan pelatih. Saya sangat berterima kasih,” ucapnya haru.
Koleksi Kemenangan Bersejarah Oliver Cole
Bagi Oliver Cole, ini adalah kemenangan pertamanya di balapan yang pernah dimenangkan ayahnya, Paul Cole, sebanyak tiga kali. “Saya selalu percaya diri. Kuda ini sangat cepat dan berbakat. Kami mungkin akan mengarahkannya ke Dewhurst atau race kelas atas lainnya. Sangat beruntung memilikinya di kandang,” kata Oliver. Steward sempat memeriksa manuver Fraser, tetapi memutuskan celah yang digunakan sah.
Dengan sukses ganda di Goodwood—baik dari Scandinavia di Goodwood Cup maupun Dr Rascal di Vintage Stakes—hari Selasa itu menjadi bukti kualitas balap kelas dunia. Bagi penggemar taruhan, kedua nama ini jelas layak dimasukkan dalam mix parlay andalan.
