Transfer Folarin Balogun ke Everton dipastikan gagal total. Penyerang tim nasional Amerika Serikat berusia 25 tahun itu memutuskan mundur dari proses kepindahan yang sebelumnya hampir rampung. Padahal, Everton sudah sepakat membayar £40 juta kepada Monaco untuk menebus sang pemain.
Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi Everton yang tengah memburu amunisi baru di lini depan. Balogun muncul sebagai target dadakan setelah penyerang Beto hengkang ke Fiorentina. Situasi semakin rumit karena adanya kendala pada pemeriksaan medis yang memaksa kedua klub melakukan negosiasi ulang.
Fakta Utama: Transfer Folarin Balogun Gagal Total
Menurut laporan yang beredar, kesepakatan antara Everton dan Monaco untuk Folarin Balogun runtuh setelah pemain memutuskan tidak melanjutkan transfer. Kesepakatan awal senilai £40 juta harus dinegosiasi ulang karena ada temuan pada hasil pemeriksaan medis. Pada akhirnya, striker kelahiran New York itu memilih menghentikan proses kepindahan ke Goodison Park.
Everton sebenarnya sudah berupaya maksimal dengan mengirimkan deal sheet sebelum bursa transfer ditutup pukul 23.00 waktu setempat. Langkah ini ditempuh demi memberi waktu tambahan untuk merampungkan administrasi transfer Balogun. Namun, keputusan final sang pemain membuat seluruh upaya itu sia-sia.
Kronologi: Masalah Medis hingga Upaya Terakhir Everton
Balogun baru menjadi target Everton pada menit-menit akhir bursa transfer. Kebutuhannya muncul setelah penyerang asal Guinea-Bissau, Beto, menyelesaikan kepindahan permanen ke Fiorentina di Serie A. Dengan kepergian Beto, Everton kehilangan satu opsi lini depan dan harus bergerak cepat mencari pengganti.
Selain Balogun, Everton juga sempat menjajaki sejumlah nama lain di bursa transfer. Klub berjuluk The Toffees itu tertarik merekrut Joshua Zirkzee dari Manchester United dan Tammy Abraham dari Aston Villa. Akan tetapi, keduanya tidak berhasil diyakinkan untuk pindah ke Merseyside.
Dampak bagi Everton: Lini Depan Tanpa Amunisi Baru
Kegagalan mendapatkan Balogun membuat Everton harus berpikir ulang soal kedalaman skuad di posisi penyerang. Padahal, klub sangat membutuhkan tenaga baru setelah Beto hengkang ke Italia. Meski demikian, ada satu hal yang sedikit menghibur para pendukung, yaitu kembalinya Jack Grealish dengan status pinjaman.
Dengan gagalnya transfer Balogun, Everton harus mengandalkan pemain yang ada di skuad hingga jendela transfer berikutnya. Kegagalan ini juga menunjukkan betapa sulitnya merekrut striker berkualitas di menit-menit akhir bursa. Situasi ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi David Moyes untuk meramu strategi tanpa kehadiran pemain anyar di lini depan.
Aktivitas Everton Lainnya di Deadline Day
Meski gagal memboyong Balogun, Everton tetap sibuk pada hari penutupan bursa transfer. Klub asuhan David Moyes itu sukses mengamankan Jack Grealish dengan status pinjaman selama satu musim dari Manchester City. Everton juga mendatangkan Ainsley Maitland-Niles dari Lyon dan melepas Nathan Patterson ke Torino.
Jack Grealish Kembali ke Goodison Park
Grealish sebelumnya sudah menjalani musim peminjaman bersama Everton pada 2025-2026. Selama periode itu, pemain berusia 30 tahun tersebut tampil dalam 20 pertandingan sebelum cedera kaki mengakhiri musimnya lebih cepat pada Januari. Kini ia kembali ke Merseyside untuk bersatu dengan David Moyes.
Grealish mengungkapkan alasan di balik keputusannya kembali ke Everton. “Saya rasa saya berada dalam kondisi terbaik dalam segala hal di hidup ini, bukan hanya sepak bola, ketika saya merasa dicintai,” ujarnya. “Itulah yang diberikan manajer kepada saya, rekan setim, dan terutama para penggemar. Setiap kali saya melihat penggemar Everton, itu adalah cinta yang murni, dan cara mereka menyambut saya sejak pertandingan pertama melawan Leeds tidak akan pernah saya lupakan.”
Sebelumnya, Grealish sempat dikaitkan dengan sejumlah klub lain, termasuk Aston Villa yang merupakan klub masa kecilnya. Namun, ia memilih kembali ke Everton. Grealish bergabung dengan Manchester City dari Aston Villa dengan nilai transfer £100 juta pada Agustus 2021.
Selama dipinjamkan ke Everton musim lalu, Grealish mencetak dua gol dan enam assist dalam 20 penampilan. Ia juga memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Premier League untuk Agustus. Pemain internasional Inggris itu sudah pulih dari cedera dan tampil pada laga Community Shield kontra Arsenal pada 16 Agustus, lalu bermain di laga pembuka Premier League 2026-2027 saat City mengalahkan Bournemouth 2-1.
Maitland-Niles Gabung, Patterson Hengkang ke Torino
Everton resmi mendatangkan Ainsley Maitland-Niles dari klub Prancis, Lyon. Pemain berusia 29 tahun yang pernah membela Arsenal itu memiliki lima caps bersama timnas Inggris. Ia bisa beroperasi sebagai bek sayap maupun gelandang, sehingga memberi opsi tambahan di lini belakang Everton.
Di sisi lain, bek kanan asal Skotlandia, Nathan Patterson, resmi menyelesaikan kepindahan permanen ke Torino di Serie A. Patterson yang berusia 24 tahun bergabung dengan Everton dari Rangers pada Januari 2022. Selama berseragam The Toffees, ia mencatatkan 68 penampilan di semua kompetisi.
Secara keseluruhan, bursa transfer kali ini berjalan pahit-manis bagi Everton. Kegagalan transfer Folarin Balogun menjadi catatan buruk, tetapi kembalinya Jack Grealish dan masuknya Maitland-Niles memberikan nilai tambah bagi skuad. Everton kini harus bekerja ekstra untuk menjaga daya saing, baik dengan pemain yang ada maupun memanfaatkan peluang di bursa berikutnya.
Keputusan Balogun mundur memang mengecewakan, tetapi perjalanan musim masih panjang. Para pendukung tentu berharap skuad yang ada mampu membuktikan kualitasnya di lapangan. Dengan segala dinamika yang terjadi, Everton tetap menunjukkan ambisi untuk bersaing di kompetisi musim ini.
