Bearman dan Rumor yang Menghubungkannya dengan Red Bull
Pembalap asal Inggris, Oliver Bearman, mengaku tersanjung dengan rumor yang mengaitkannya dengan Red Bull di tengah ketidakpastian masa depan Max Verstappen dalam tim tersebut. Meskipun baru memasuki musim penuh keduanya di Formula 1 bersama Haas, spekulasi tentang kepindahannya ke tim asal Austria itu terus bergulir.
Rumor ini muncul setelah Verstappen, yang masih terikat kontrak dengan Red Bull hingga 2028, dilaporkan mengadakan pembicaraan dengan McLaren bulan lalu. Juara dunia empat kali itu sedang mempertimbangkan opsi untuk musim depan, memicu spekulasi bahwa Bearman bisa menjadi calon pengganti di kursi Red Bull.
Tanggapan Bearman: “Flattered” tapi Fokus pada Haas
Menjelang Grand Prix Belgia akhir pekan ini, Bearman ditanya tentang kaitannya dengan Red Bull. “Cukup menyanjung mendengar hal-hal seperti itu. Terhubung dengan tim sekelas Red Bull yang sangat sukses, meskipun hanya rumor, sangatlah menyenangkan,” ujar Bearman, dikutip dari Sky Sports F1. Namun, ia menegaskan bahwa saat ini ia sepenuhnya fokus bersama Haas.

Bearman adalah bagian dari akademi pembalap Ferrari sejak 2022. Ia melakukan debut F1-nya di Grand Prix Arab Saudi 2024 sebagai pengganti Carlos Sainz yang menjalani operasi usus buntu. Musim lalu ia memulai karir penuh di Haas dan berhasil unggul atas rekan setimnya, Esteban Ocon—tren yang berlanjut hingga musim ini.
Target Utama Bearman: Kursi Ferrari di Masa Depan
Pembalap berusia 21 tahun itu belum memiliki kontrak untuk musim 2027. Sebelumnya ia menyatakan bahwa “target utamanya” adalah kursi Ferrari di masa depan, dan jika diberi pilihan, ia lebih memilih Ferrari daripada Red Bull. Namun, ia mengaku “menunggu dalam kegelapan” soal kepastian tersebut.
“Saya tidak punya kendali penuh atas itu. Tapi Ferrari telah mempercayai saya sejak awal di Formula 3 dan memberi saya kesempatan mobil pada 2024. Merekalah alasan saya berada di sini sekarang. Saat ini saya menikmati apa yang saya lakukan bersama Haas, dan semakin cepat saya tampil, semakin mudah masa depan saya,” jelas Bearman.
Ketidakpastian Verstappen: Performa Jadi Faktor Utama
Sementara itu, Verstappen memiliki klausul dalam kontraknya yang memungkinkan ia pergi dari Red Bull pada akhir musim ini jika ia tidak berada di posisi dua besar Kejuaraan Pembalap setelah Grand Prix Hungaria—putaran terakhir sebelum jeda musim panas. Ia diperkirakan harus memutuskan nasibnya paling lambat Oktober mendatang untuk musim 2027.
“Saya tidak ingin mengatakan ya atau tidak tentang masa depan saya. Jika ada yang baru, saya sendiri yang akan mengatakannya,” ujar Verstappen. Faktor performa menjadi penentu utama. Red Bull mengalami musim yang naik-turun meskipun memiliki unit daya terbaik versi FIA, namun masih kekurangan performa di tikungan akibat masalah aerodinamika dan sasis.
Verstappen hanya terpaut dua detik dari kemenangan di Grand Prix Austria, sebelum mengalami spin akibat kegagalan sayap belakang di Grand Prix Inggris. Masalah aktif aerodinamis ini menjadi perhatian serius tim.
“Kami hanya melihat ke depan, mencoba memperbaiki masalah saat ini pada mobil. Terkadang Anda kecewa setelah balapan, tapi setelah Silverstone saya pulang, mereset, dan pada hari Rabu saya sudah kembali ke pabrik. Itulah cara kami bekerja selama bertahun-tahun,” tambah Verstappen.
Jadwal Grand Prix Belgia 2026 di Sky Sports F1
Akhir pekan balapan di sirkuit legendaris Spa-Francorchamps akan disiarkan langsung oleh Sky Sports F1. Berikut jadwal selengkapnya (waktu setempat):
- Jumat, 17 Juli: Free Practice 1 pukul 12.30, Free Practice 2 pukul 16.00, dilanjutkan The F1 Show pukul 17.15.
- Sabtu, 18 Juli: Free Practice 3 pukul 11.30, Kualifikasi pukul 15.00 (siaran utama mulai pukul 14.15).
- Minggu, 19 Juli: Grand Prix Belgia pukul 14.00, dengan sesi pra-balapan mulai pukul 12.30 dan reaksi pasca-balapan pukul 16.00.
Anda dapat menonton semua aksi F1 melalui Sky Sports dengan berlangganan NOW—tanpa kontrak dan pembatalan kapan saja.
Kesimpulan: Spekulasi Red Bull Belum Berakhir
Rumor seputar Oliver Bearman dan Red Bull mungkin hanya isapan jempol belaka, namun ketidakpastian masa depan Max Verstappen membuat spekulasi ini terus hidup. Bearman tetap tenang dan fokus pada performanya bersama Haas, sementara Ferrari tetap menjadi tujuan utamanya. Di sisi lain, Verstappen masih menimbang-nimbang opsi berdasarkan performa mobil. Grand Prix Belgia akhir pekan ini bisa menjadi babak baru dalam drama perpindahan pembalap F1.